Kamu pasti pernah mendengar istilah domain ketika berseluncur di dunia internet. Bahkan bisa jadi juga sering menulis dan memanfaatkan istilah ini di internet. Namun apakah kamu sudah memahami apa itu domain dan sebenarnya fungsinya untuk apa di internet?

Pengertian Domain

Domain merupakan nama alamat yang perlu kamu masukkan ke dalam web browser saat akan membuka atau mengakses suatu website tertentu. Kamu juga bisa juga menyebutnya sebagai nama alamat website. Nama ini akan membawa web browser ke server yang menyimpan resource website tersebut.

Baca Juga: Website: Pengertian, Jenis, dan Penjelasan Lengkapnya

Internet sendiri merupakan mesin yang berjalan dengan angka-angka, sehingga jika tidak ada alamat website, kamu harus menghafal alamat IP yang terdiri dari beberapa angka.

Sebagai contoh, alamat IP dari website ini adalah 104.21.33.252. Tentu akan sulit jika harus menghafal semua deretan angka ketika hendak mengunjungi website ini bukan? Nah, dengan adanya domain maka kamu hanya perlu mengetikkan nama website ini yaitu portalviral.co dan kamu akan dapat menemukan website ini dengan mudah.

Dengan adanya nama domain, kamu bisa menghafal banyak nama website dengan mudah. Seperti website google, facebook, twitter, youtube, dan masih banyak lagi.

Nama domain terdiri dari dua elemen utama, yaitu nama website dan ekstensi. Contohnya, portalviral.co memuat nama website (Portal Viral) dan ekstensi (.co).

Pendaftaran nama website ini dikelola oleh organisasi bernama ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). ICANN menentukan ekstensi yang tersedia serta mempunyai database terpusat yang berisi informasi pengarahan nama domain.

Fungsi dan Cara Kerjanya

Setiap website yang ada di internet memiliki dua unsur utama yaitu domain dan web server. Web server adalah mesin yang menyimpan berbagai file dan database website. Keduanya dibutuhkan agar dapat menampilkan website ke depan anda seperti yang sedang dibaca sekarang ini.

Fungsi dari domain bisa digambarkan sebagai sebuah nama alamat yang diciptakan agar kamu bisa mudah mengingat sebuah alamat tertentu. Misalnya ketika kamu ingin pergi ke toko, kamu akan bisa sampai di sana jika mengetahui alamatnya. Ketika sudah sampai tujuan sesuai alamat, maka kamu akan menemukan toko yang ingin dikunjungi.

Begitu pula halnya berlaku ketika hendak mencari alamat di dunia internet. Misalnya kamu ingin pergi ke toko online, kamu bisa sampai jika mengetahui nama alamat website dari toko online tersebut. Bedanya, tidak perlu pergi secara fisik namun cukup mengetikkan alamat website dan voila, toko online pun muncul.

Baca Juga: Keuntungan Mempunyai Website, Bisa Dapet Banyak Cuan?

Database dan file toko online sendiri tersimpan di salah satu bagian dari web server yang disebut dengan hosting. Sehingga website harus memiliki domain dan hosting. Jika tidak ada hosting, maka kamu hanya akan menemukan website kosong meski sudah mengetikkan alamat website dengan benar.

Alamat website juga harus unik, artinya tidak bisa ada dua domain yang memiliki nama serupa. Sama seperti alamat rumah, dimana tidak mungkin ada rumah berbeda namun punya alamat yang sama. Sehingga jika alamat website sudah digunakan orang lain, kamu harus mencari nama alamat yang lainnya.

Jenis dan Tipe (Ekstensi) Nama Website

Contoh Ekstensi Domain

Domain memiliki banyak sekali nama dan jenisnya. Namun sebagian besar alamat website tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis utama:

1. Top Level Domain atau TLD

TLD merupakan domain yang berada di belakang nama website dan merupakan jenis yang sangat populer di dunia. Bahkan hampir lebih dari 50 % website di internet menggunakan jenis TLD ini. Salah satu contohnya mungkin kamu sering melihat seperti .com, .net, .org dan lain sebagainya.

TLD banyak dipilih oleh para pemilik website karena lebih umum dan mudah untuk diingat. Jenis TLD ini juga membuat hosting atau website memiliki peringkat tinggi di mesin pencari Google. Ada beberapa jenis TLD, diantaranya:

A. ccTLD atau country code Top Level Domain

Domain ini membawa informasi mengenai identitas negara asal dari website dan menunjukkan bahwa konten dari website tersebut ditujukan kepada masyarakat negara tertentu. Contohnya .id untuk Indonesia, .uk untuk Inggris, dan .au untuk Australia.

Kelebihan dari ccTLD adalah website tersebut memiliki identitas pemilik yang jelas karena biasanya sebelum mendaftar domain diharuskan menunjukkan kartu identitas. Sehingga peluang website dijadikan sebagai lahan penipuan juga dapat diminimalisir. Lalu mesin pencari akan mengkhususkan website untuk masuk pencarian pada negara yang bersangkutan.

B. gTLD atau generic Top Level Domain

gTLD merupakan alamat website yang paling umum digunakan user di internet. Biasanya setiap ekstensi alamat website juga memiliki arti tertentu.

Misalnya .com yang digunakan untuk website dengan kepentingan komersil, lalu .biz yang dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis, .edu yang khusus untuk website pendidikan, hingga .org yang digunakan untuk website sebuah organisasi.

C. Premium TLD

Premiun TLD merupakan alternatif penamaan alamat website dengan ekstensi premium seperti .travel yang mengisyaratkan bahwa web tersebut akan membahas tentang travel atau membuka jasa travel.

Ada juga doctor yang menandakan kemungkinan website tersebut dimiliki oleh seorang dokter. Ekstensi alamat website ini lebih spesifik dan tergolong baru. Premium TLD adalah alternatif jika alamat .com yang diinginkan sudah dimiliki oleh orang lain.

2. Second Level Domain atau SLD

SLD adalah nama domain yang terdaftar. Contohnya pada alamat portalviral.co maka nama portal viral ini lah yang dimaksud dengan SLD. Secara sederhana, SLD merupakan nama website yang terdaftar.

3. Third Level Domain

Jenis alamat website yang terakhir ini sering disebut juga sebagai subdomain. Yang mana terletak di paling depan pada kesatuan URL. Misalnya, “www.portalviral.co“, maka “www” inilah yang terkategori sebagai Third Level Domain.

Nah, dari artikel ini apakah kamu sudah memahami apa itu domain yang ternyata sering kamu gunakan ketika berselancar di internet? Semoga memberi tambahan pengetahuan ya!

Bagikan:
Nadya Lizka

Nadya Lizka

love to learn and rewrite my lesson for you

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.