Penemuan komputer membawa banyak sekali dampak positif dalam kehidupan, khususnya pada bidang pendidikan. Selain memberikan dampak positif dan bermanfaat, komputer juga bisa memberikan dampak negatif dan merugikan.

Berdasarkan buku “Pengantar Teknologi Informasi untuk Bisnis” karya M. Suyanto yang terbit pada tahun 2005 menyebutkan bahwa komputer pertama kali ditemukan pada tahun 1822 oleh seorang ahli matematika berkebangsaan Inggris bernama Charles Babbage.

Charles Babbage mulanya hanya berinovasi untuk menciptakan mesin hitung yang menggunakan tenaga uap. Akan tetapi, pada kenyataannya penemuan tersebutlah yang menjadi cikal bakal penemuan komputer yang sampai detik ini masih kita gunakan.

Dampak Komputer dalam Bidang Pendidikan

Di dalam dunia pendidikan, komputer bisa kita gunakan sebagai “sarana belajar” seperti yang disebutkan didalam buku terbitan tahun 2021 berjudul “Pengembangan Teknologi Pendidikan Berbasis Multimedia dalam Meningkatkan Minat Belajar” karya Winda Anggriyani Uno.

Maksudnya adalah bahwa komputer bisa kita manfaatkan untuk membantu guru dan siswa dalam mendukung proses pembelajaran. Contohnya komputer bisa kita gunakan untuk mengerjakan tugas, mencari materi pembelajaran di internet, dan lain-lain.

Dampak ditemukannya komputer dalam bidang pendidikan adalah membatu guru, siswa dan para akademisi dalam mencari informasi mengenai pengetahuan, sehingga proses belajar-mengajar menjadi jauh lebih mudah.

Dengan adanya komputer bisa memudahkan setiap guru di seluruh dunia untuk menjelasan materi dengan mudah kepada murid-murid. Misalnya lewat multimedia seperti gambar ilustrasi, animasi, video dan lain sebagainya.

Pada kenyataannya penemuan komputer juga bisa memberikan pengaruh negatif dalam bidang pendidikan.

Mengutip dari jurnal berjudul “Pemanfaatan Software Komputer untuk Meningkatkan EQ (Emotional Quotiens) anak”, pengaruh negatif yang bisa kita rasakan dari penemuan komputer dalam bidang pendidikan adalah pengurangan kemampuan sosialisasi guru dan murid.

Mengutip dari TechBaji.com pada artikel berjudul “Positive and Negative Impacts of Technology on Education“, salah satu pengaruh negatif teknologi (komputer) pada bidang pendidikan adalah murid lebih banyak menghabiskan waktu untuk komputer ketimbang belajar.

Dampak Positif Komputer dalam Bidang Pendidikan

Ada beberapa dampak positif dari penemuan komputer dalam bidang pendidikan seperti:

1. Peningkatan Metode Pengajaran

Dalam beberapa dekade terakhir, komputer telah mengubah cara pengajaran yang berlangsung di seluruh dunia. Guru sekarang dapat menggunakan perangkat lunak (Software) edukatif dan sumber daya daring untuk mengajarkan berbagai konsep yang kompleks dengan lebih interaktif.

Cara ini juga memungkinkan siswa untuk lebih terlibat dalam pembelajaran mereka, sehingga meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran.

Setiap guru bisa lebih mudah dalam memberikan memberikan pemahaman untuk siswa-siswi mereka. hal tersebut karena komputer bisa memberikan membantu setiap pengajar untuk mengembangkan metode belajar yang lebih interaktif dan unik.

Baca Juga: Konsep Bimbingan Belajar yang Unik

2. Memberikan Akses Pengetahuan Tak Terbatas

Internet telah membawa akses global terhadap pengetahuan. Dengan komputer, siswa di seluruh dunia dapat mengakses informasi dan sumber daya pendidikan yang tidak pernah tersedia sebelumnya.

Komputer memberikan akses tak terbatas terhadap pengetahuan yang ada di seluruh dunia, sehingga memberikan kemudahan kepada siswa untuk mempelajari berbagai ilmu yang ada tanpa batasan waktu dan geografis.

Selain itu para siswa juga bisa lebih interaktif dan mudah dalam menemukan berbagai jurnal pengetahuan dengan memanfaatkan teknologi komputer.

Ada banyak cara yang bisa siswa lakukan untuk belajar menggunakan komputer misalnya browsing di search engine (Google, Bing dll) atau menonton video pembelajaran di platfom video online seperti Youtube.

3. Meningkatkan Keterampilan Teknologi

Akses terhadap pengetahuan yang tidak terbatas juga mendukung siswa untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan mereka dalam pengembangan teknologi.

Penggunaan komputer dalam pendidikan memberikan siswa kesempatan untuk mengembangkan keterampilan teknologi yang penting dalam dunia modern. Bisa bisa belajar tentang penggunaan perangkat lunak (Software), pemrograman dan lain sebagainya.

4. Menghemat Waktu dan Biaya

Dengan komputer, pembelajaran jarak jauh antara guru dan siswa menjadi lebih mudah dan efisien. Siswa tidak lagi perlu menghabiskan waktu dan biaya untuk bepergian ke sekolah atau universitas. Mereka bisa mengakses pembelajaran atau kursus secara online.

Metode pembelajaran online pastinya akan jauh lebih menghemat waktu dan biaya transportasi ketimbang harus bolak balik ke sekolah atau tempat belajarnya.

Tidak hanya menghemat waktu dan biaya untuk belajar, dengan menggunakan komputer maka siswa juga bisa mengulang kembali materi pelajaran yang sudah diberikan oleh guru. Ini akan memudahkan siswa yang ingin mempelajari ulang materi.

5. Pemerataan Akses Pendidikan

Salah satu dampak positif terbesar dari komputer dalam pendidikan adalah pemerataan akses. Maksudnya adalah pendidikan berkualitas tinggi tidak hanya terbatas pada mereka yang mampu mengakses sekolah atau universitas mahal.

Siswa dari berbagai lapisan masyarakat yang berada di manapun (meski terplosok) sekarang juga dapat mengakses pendidikan berkualitas melalui platform online.

Dampak Negatif Komputer dalam Bidang Pendidikan

Selain bisa memberikan pengaruh positif, ada juga beberapa dampak negatif komputer bagi pendidikan yaitu:

1. Menggangu Kosentrasi Belajar

Pengaruh negatif komputer yang pertama dalam pembelajaran yaitu dapat menyebabkan gangguan konsentrasi. Terutama saat digunakan dengan internet yang terbuka, komputer bisa menjadi pintu masuk untuk berbagai distraksi, seperti media sosial, permainan online, dan situs web hiburan.

Siswa bisa dengan mudah teralihkan dari tugas belajar mereka. Hal tersebut tentunya akan mengurangi produktivitas dan fokus mereka.

2. Kecanduan Bermain Komputer

Kecanduan teknologi adalah masalah serius yang dapat timbul akibat penggunaan komputer yang berlebihan. Anak-anak dan remaja cenderung lebih rentan terhadap gejala kecanduan ini.

Mereka mungkin menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer, sehingga bisa membuat mereka rela mengorbankan waktu untuk melakukan kegiatan fisik dan interaksi sosial yang penting.

Efek terburuknya adalah bisa menggangu interaksi sosial dan proses pembelajaran yang seharusnya bisa lebih produktif dan interaktif.

3. Ketidaksetaraan Akses Belajar

Saat komputer menjadi alat utama dalam melangsungkan pembelajaran, tidak semua siswa memiliki akses yang sama terhadap perangkat tersebut.

Banyak siswa di daerah terpencil atau berpendapatan rendah yang mungkin saja tidak memiliki komputer atau akses internet yang baik.

Kondisi ini tentunya bisa menciptakan kesenjangan dalam pendidikan, di mana beberapa siswa memiliki akses yang lebih baik daripada yang lain.

Kesenjangan ini akan menciptkan banyak sekali hal negatif seperti banyaknya angka pengangguran dan tidak meratanya akses belajar untuk setiap orang di seluruh dunia.

Baca Juga: Tantangan Pendidikan di Era Digital dan Solusi Terbaiknya

4. Kurangnya Interaksi Sosial

Pembelajaran yang terlalu terfokus pada komputer bisa mengurangi interaksi sosial di antara siswa dengan lingkungan sekitarnya.

Interaksi sosial adalah bagian penting dari perkembangan pribadi setiap manusia, dan kehilangan kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sebaya bisa memengaruhi keterampilan sosial dan emosional.

Kondisi ini bisa menyebabkan siswa-siswi menjadi kurang peka terhadap kondisi sekitarnya. Lambat laun mereka akan terarahkan untuk menjadi pribadi yang introvert bahkan lebih buruknya lagi bisa menjadi anti sosial.

5. Ancaman Keamanan Data

Pentingnya privasi data dalam pendidikan tidak bisa kita abaikan. Penggunaan komputer dalam administrasi sekolah dan pengumpulan data siswa meningkatkan risiko kebocoran data dan pelanggaran privasi.

Selain itu ancaman ini harus diatasi dengan tindakan yang tepat, termasuk perlindungan data yang ketat dan penggunakan perangkat yang telah terbaharui.

Ada banyak sekali resiko jika kita abai untuk melindungi data pada komputer, misalnya kebocoran data siswa, kebocoran kunci jawaban ujian, bahkan kehilangan akses informasi sekolah dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Dalam perkembangan teknologi yang begitu pesat, penggunaan komputer dalam pendidikan seperti pisau, satu sisi bisa memberikan dampak positif, di sisi lain juga bisa memberikan pengaruh negatif.

Dalam mengimplementasikan teknologi komputer, pendidik dan pemerintah perlu mempertimbangkan cara untuk mengurangi dampak negatif komputer ini sambil tetap memanfaatkan keunggulan teknologi dengan fokus terhadap dampak positifnya.

Share:
Dimas Shandy

Dimas Shandy

I love various things related to web development, blogging and SEO. Founder of the website PORTALVIRAL.CO and developer of several websites in the fields of education, technology, and others. I am also an undergraduate student (S1) majoring in informatics engineering (TI) who enjoys writing and sharing my knowledge.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.