Untung Ruginya Banyak Akun Toko Online – Banyaknya pelaku usaha yang beralih ke bisnis online, saat ini wajar jika seorang penjual memiliki banyak akun toko online. Tapi, untuk mengelola banyak toko online di berbagai marketplace maupun social commerce tentu tidak mudah. Itu sebabnya hadirnya suatu sistem pengelolaan toko online sangat diperlukan bagi pelaku usaha.

Keuntungan Punya Banyak Akun Toko Online

Hingga saat ini setidaknya ada lebih dari 7,9 juta penjual yang menggunakan marketplace sebaga platform jualannya. Para pelaku usaha ini memiliki lebih dari satu akun toko online di marketplace. Alasannya, karena memiliki banyak toko online menawarkan sejumlah keuntungan baik bagi pelaku bisnis maupun perkembangan bisnis itu sendiri.

1. Cakupan Penjualan Lebih Luas

Baik memiliki beberapa akun di satu marketplace maupun banyak akun toko online di beberapa marketplace akan membantu memperluas cakupan penjualan.

Terkadang konsumen lebih menyukai satu platform dibanding platform lainnya. Dengan memiliki beberapa akun toko online, Anda dapat menjaring konsumen baru yang sulit didapat ketika hanya menggunakan satu platform saja.

2. Kategori Produk Lebih Bervariasi

Pelaku bisnis terkadang tak puas hanya menjual satu kategori produk saja. Bila sudah berhasil menjual satu kategori produk, tak ada salahnya mencoba berjualan kategori produk yang lain.

Jika Anda mengkombinasikannya dengan bisnis yang lain, akan berdampak pada produk yang sudah ada sehingga dibutuhkan akun penjualan terpisah.

3. Pendapatan Bulanan Meningkat

Menjual di banyak akun toko online akan memberi Anda lebih dari satu jalur penghasilan bulanan. Meskipun Anda harus menginvestasikan dana lebih banyak di beberapa akun toko online, potensi keuntungan yang bakal didapatkan jauh lebih besar.

Biasanya pendapatannya masih terbilang kecil di awal-awal usaha, seiring dengan waktu pendapatan Anda pun akan meningkat.

4. Risiko Kerugian Kecil

Jika hanya memiliki satu akun toko online, maka risiko kerugiannya cukup besar. Alasannya, ketika akun toko online tersebut di-banned atau diblokir, Anda tak memiliki sumber penghasilan lain.

Ini berpotensi merusak keseluruhan bisnis Anda. Jika memiliki lebih dari satu toko online, Anda masih memiliki cadangan ketika salah satu akunnya di-banned atau tak bisa diakses.

5. Harga Pasar Bervariasi

Memiliki banyak akun toko online di marketplace yang berbeda membuat Anda bisa mematok harga pasar berbeda untuk produk yang sama.

Penentuan harga ini bisa berdasarkan pada daerah penjualan maupun tingkat permintaan terhadap produk. Sebagai contoh, jika Anda menjual sebuah produk seharga 100 ribu rupiah untuk konsumen di kawasan Jogja. Anda dapat menjualnya dengan harga 120 ribu rupiah bagi konsumen di Jakarta untuk produk yang sama.

Kerugian Punya Banyak Akun Toko Online

Meski untung dan bagus untuk perkembangan bisnis, mengelola banyak akun toko online tentu ada ruginya. Selain itu, ketika Anda menciptakan sejumlah akun toko online akan ada beberapa masalah yang mungkin muncul, seperti ini misalnya:

1. Kesalahan Pendataan Produk

Ketika memiliki sejumlah akun toko online, terkadang Anda harus mendata dan menginputkan produk di akun toko online yang baru. Bila dilakukan sendiri tentu aktivitas ini akan melelahkan bahkan berpeluang menciptakan kesalahan dalam penginputan.

2. Update Produk Masih Manual

Tidak hanya mengunggah produk ke halaman toko online, Anda juga harus memperbarui produk-produk yang ada di banyak akun toko online. Anda tentu harus melakukan perhitungan secara manual dan menekan tombol update setiap kali melakukan perubahan di data stok toko online.

3. Berpeluang Menimbulkan Kesalahan

Kesalahan manusia tentu akan sering terjadi ketika mengelola banyak akun marketplace. Sebaik apapun Anda mengelola proses pendataan produk hingga penjualan, peluang melakukan kesalahan tetap akan selalu ada.

Apalagi bila Anda menangani penjualan dalam jumlah besar di satu waktu tentu akan merepotkan sekali.

3. Menyita Banyak Waktu

Mengunggah produk, memperbarui data dan mengelola penjualan di banyak akun toko online akan menyita sebagian besar waktu Anda. Padahal waktu yang dimiliki bisa dipakai untuk aktivitas pengembangan bisnis lainnya seperti merencanakan strategi pemasaran maupun rencana bisnis lainnya.

Anda bisa saja memperkerjakan beberapa karyawan untuk membantu pengelolaan toko online. Tapi, sebagai pemilik usaha Anda masih harus melatih karyawan, mengevaluasi performa karyawan hingga melatih karyawan bagaimana caranya menghadapi konsumen. Semuanya masih harus dilakukan secara manual dan sangat melelahkan.

Keuntungan Sistem Pengelolaan Terintegrasi

Jika semua aktivitas pengelolaan di banyak akun toko online tersebut bisa dilakukan secara otomatis, tentu akan lebih baik bukan? Solusinya yakni dengan menggunakan sistem integrasi e-commerce berupa aplikasi omnichannel.

Sistem pengelolaan ecommerce secara terintegrasi ini memungkinkan Anda mampu mengelola banyak akun toko online dengan mudah. Dengan menggunakan omnichannel, Anda dapat mengelola sejumlah toko online secara lebih efisien.

Baca Juga: Rekomendasi Aplikasi Omnichannel Terbaik!

Pasalnya, setiap platform saling terhubung dan tak perlu buka satu per satu toko online. Dari satu aplikasi omnichannel, Anda dapat mengelola semua toko online yang Anda miliki.

1. Mengunggah Banyak Produk Sekaligus

Aplikasi omnichannel akan membantu Anda mengunggah semua foto produk secara otomatis ke banyak akun toko online. Anda tak perlu capek-capek upload produk satu per satu di toko online lagi setelah menggunakan aplikasi ini.

2. Sinkronisasi Stok Barang Otomatis

Salah satu indikator utama keberhasilan bisnis adalah ketersediaan stok barang. Anda tentu tak ingin mengecewakan konsumen karena produk yang diincarnya habis bukan?

Aplikasi omnichannel akan menghindarkan Anda dari kejadian seperti ini dengan menciptakan sistem inventory terpusat secara otomatis.

Stok barang di banyak akun toko online maupun social commerce Anda akan langsung tersinkronisasi secara otomatis ketika terjadi penjualan produk. Misalkan Anda memiliki toko online di Lazada, Tokopedia dan TikTok Shop. Ketika produk Anda terjual di Lazada, maka stok produk barang tersebut di semua channel toko online akan terpotong secara otomatis.

Omnichannel untuk Kelola Banyak Akun Toko Online

Gambar Ilustrasi Toko Online (E-Commerce)

Memiliki lebih dari satu akun toko online di marketplace atau social commerce menyediakan banyak peluang bisnis menguntungkan bagi pelaku usaha. Cara ini juga termasuk salah satu strategi paling efektif untuk meningkatkan omset bisnis. Dengan memiliki banyak akun, pelaku usaha juga dapat mengembangkan image bisnis yang lebih kuat.

Agar banyak akun toko online dapat berjalan optimal, jangan ragu menggunakan aplikasi omnichannel terbaik. Aplikasi bisnis ini akan meringankan pekerjaan dalam hal penjadwalan event, notifikasi stok produk yang hampir habis dan tracking pengiriman barang. Selain itu, sinkronisasi semua toko online dan pengelolaan pemesanan juga akan ditangani secara otomatis.

Sebagai pelaku usaha, Anda juga akan memperoleh data stok yang lebih akurat dengan memanfaatkan omnichannel sebagai layanan pengunggahan produk. Waktu Anda akan terpakai secara optimal karena tak perlu menghabiskan berjam-jam untuk mengunggah maupun mengedit stok produk.

Gunakan aplikasi omnichannel untuk pengelolaan bisnis yang lebih baik. Aplikasi ini akan memudahkan Anda dalam mengelola banyak akun toko online tanpa menambah biaya untuk menyewa karyawan baru. Dalam proses manajemen toko online kesalahan pun dapat dikurangi dengan menggunakan aplikasi omnichannel ini. Sehingga Untung Ruginya Banyak Akun Toko Online dapat kita ketahui.

Bagikan:
Dimas Shandy

Dimas Shandy

I love various things related to wordpress development, blogging and SEO My strengths are being able to work in a team and really like learning and discovering new things My weakness is that sometimes I get bored quickly when doing something I don’t like, but I will try to get rid of that deficiency.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.